Facebook
RSS

.

.
Tampilkan postingan dengan label FILM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FILM. Tampilkan semua postingan

UPAYA MENGGAPAI MIMPI SEORANG "CHEF"


Kata ‘Chef’ sekarang makin banyak dikenal dengan banyaknya acara masak-memasak atau lomba memasak seperti “Master Chef” di televisi. Chef atau koki arti umumnya adalah juru masak, namun seorang juru masak baru boleh disebut Chef, bila sudah menyandang prestasi memasak yang jempolan.

Film layar lebar produksi Open Road Films “Chef” menceritakan tentang seorang juru masak bernama Carl Casper (Jon Favreau) yang sangat yakin dengan hasil masakannya selalu lezat dan tanpa cela, dan selalu memasak dengan hati. Namun dia kena batunya ketika harus berhadapan dengan seorang blogger kuliner yang mengkritik hasil olahannya melalu media sosial.

Sebagai koki utama di sebuah restoran di Los Angeles, Carl harus selalu mengikuti petunjuk dan saran pemilik restoran (Dustin Hoffman). Ide kreatifnya untuk menciptakan menu baru selalu dicela dan dipasung oleh pemilik restoran yang bersifat diktator, sehingga akhirnya membuatnya marah besar, dan Carl memutuskan untuk mengundurkan diri. Keputusan pengunduran diri ini sangat disayangkan oleh teman-temannya di dapur restoran yang sudah menjadi tim yang kompak.

Luntang lantung sebagai pengangguran, membuat Carl makin depresi, janjinya untuk mengajak anak tunggalnya (Enjay Anthony) ke New Orleans terpaksa dibatalkan karena dia tidak berpenghasilan lagi. Hal ini membuat dia marah bersar ketika bertemu dengan blogger kuliner yang pernah mengkritiknya, dan mem-bully habis-habisan si kritikus kuliner tersebut. Sialnya, ulahnya direkam oleh pengunjung restoran, dan diunggah ke media sosial. Akibatnya sangat luar biasa, Carl lalu dikenal sebagai pemarah yang tidak etis.

Semula Carl tidak menyadari bahwa dia sudah menjadi trending topic di media sosial, dia baru sadar ketika teman-temannya menceritakan bahwa ulahnya dikecam dan menjadi pembicaraan banyak orang, karena ulahnya telah disebarkan melalui media sosial: twitter. Maka Carl minta kepada anaknya untuk dibuatkan account twitter @ChefCarlCasper dan mulai mengikuti kicauan-kicauan yang bertebaran di media sosial. Makin mengetahui banyaknya kicauan yang mengkritiknya, Carl makin stress.

Untungnya, mantan isteri Carl (Sofia Vergara), yang masih menjadi sahabatnya, memahami kesulitan Carl, dan kebetulan ada urusan bisnis dan mengajaknya ke Miami, dengan harapan dapat menghilangkan stress-nya dan menjaga sekaligus menemani anaknya jalan-jalan sehingga dapat melupakan kekecewaan akibat batal ke New Orleans.

Carl kemudian diperkenalkan oleh mantan isterinya dengan seorang pria pengusaha, yang pernah menjadi pacar dari sang isteri (Robert Downey). Hasil pertemuan dengan pengusaha itu, Carl ditawari sebuah mobil bekas yang pernah untuk berjualan taco (food truck) yang kondisinya sudah babak belur. Ketika melihat mobil bekas tersebut, naluri koki-nya dan semangat hidupnya muncul, dan Carl berusaha mewujudkan mimpinya untuk memiliki truk makanan dimana dia dapat memasak sesuai kreatifitasnya dan berjualan makanan.

Bersama anaknya, Carl pelan-pelan tapi pasti berhasil membersihkan truk makanan bekas menjadi layak digunakan. Munculnya mantan temannya di restoran Perancis di Los Angeles (John Leguizamo) memperkuat tim-nya dan membuat usaha Carl berbisnis dengan truk makanannya selalu penuh antrean.

Karena keberhasilannya, akhirnya sang mantan isteri juga ikut membantu berjualan di dalam truk makanan, namun tidak dijelaskan apakah hubungan cinta mereka bersatu kembali atau tidak. Klimaks dari film ini adalah ketika Carl bertemu dengan blogger kuliner yang pernah di-bullynya habis-habisan, saat antre memesan makanan di truk makanannya. Carl ditawari kerjasama untuk membuka sebuah restoran, yang berasal dari dana segar penjualan blog kuliner-nya. Dengan kesepakatan Carl diberikan kebebasan berkreasi, akhirnya terwujudlah restoran Perancis yang cukup bergengsi.

Secara keseluruhan film ini diwarnai efek kuliner, mulai dari mencari bahan baku masakan yang prima, cara menyiapkan masakan dengan tepat dengan penuh perasaan sehingga menghasilkan masakan yang lezat. Jadi, bagi Anda yang gemar memasak, melalui film ini, Anda dapat belajar caranya membuat makanan Perancis dari appetizer, main course hingga dessert dengan tepat.


Film “Chef” telah berhasil mengawinkan drama keluarga di Amerika dan kuliner Perancis, film ini disutradarai dan diproduseri oleh Jon Favreau, si pemain utama Carl. Film yang mengangkat tema kuliner, dengan genre drama komedi keluarga berlatar belakang kuliner Perancis, mulai tayang di bioskop-bioskop Indonesia tanggal 23 Oktober 2014 dan sangat layak ditonton untuk mengisi acara akhir minggu Anda.

Sumber: http://hiburan.kompasiana.com/film/2014/10/24/chef-upaya-menggapai-mimpi-seorang-juru-masak-687292.html
[ Read More ]

"TABULA RASA" MENYATUKAN KEBERAGAMAN DENGAN MAKANAN


Film “Tabula Rasa” merupakan film yang diasisteni produser oleh Vino G. Bastian. Cerita dalam film ini lebih dominan tentang kuliner makanan yang berasal dari ranah Minang. Rumah makan Padang “Takano Juo” milik mak uwo dulunya berada di tanah kelahiran mak Uwo yaitu Padang, namum akibat gempa bumi sekitar tahun 2009 yang meluluhlantahkan dan membuat rata bangunan membuat mak owo pindah ke Jawa. Hanya mak uwo dan kedua pegawainya yang selamat dari bencana itu. Masakan padang di rumah makan mak uwo masih menggunakan metode tradisional semua, mak uwo bertutur jika cipta rasa  masakan yang enak jika semua disentuh dengan tangan, seperti menghalusakan bumbu masi menggunakan cobek tanpa menggunakan blender, memasak masih menggunakan kayu tanpa menggunakan kompor gas, menyaring santan dengan alat pemeras air santan khusus yang terbuat dari kayu.

Jimmy Kobogau yang berperan sebagai Hans merupanan pemuda yang berasal dari Serui, Papua. Hans bercita-cita ingin menjadi pemain bola profesional, bahkan hans mendapatkan tawaran yang baik untuk ke Jakarta. Setiba di Jakarta Hans mendapatkan musibah, salah satu kakinya patah akan tetapi pihak klub yang menampung dirinya tidak mau membantu pengobatannya karena biaya yang cukup mahal. Akhirnya Hans disisihkan, dengan ketidakberdayaannya dia mencoba melawan kerasnya hidup di Ibukota. Dia bekerja menjadi tukang kuli panggul beras di pasar dengan bayaran seadanya. Tempat tinggalnya juga sangat memprihatinkan yaitu di pinggir rel kereta api. Akibat tekanan hidup yang begitu kejam kepadanya, Hans mencoba bunuh diri di jembatan. Namun usahanya gagal, keesokan harinya mak Uwo yang hendak ke pasar melihat hans tertidur di tengah jalan.

Mak uwo dan Natsir membawa Hans ke rumah mak uwo, sesampainya di rumah mak uwo. Hans diberikan sepiring nasi dan sepiring gulai kepala ikan kakap. Dengan lahap Hans menyantap makanan yang disediakan Natsir. Gulai kepala ikan kakap merupakan makanan kesukaan mak uwo yang sudah meninggal ketika gempa. Karena kebetulan hari itu merupakan hari ulang tahun anaknya, mak uwo memasak gulai kepala ikan. Memasak makanan tersebut sepertu berziarah ke makam anaknya. Maka dari itu mak uwo tidak pernah memasak dan menjual masakan gulai kepala ikan kakap tersebut. Hans akhirnya dipekerjakan oleh mak uwo di rumah makan tersebut untuk membantu belanja mak uwo, membantu mengelap kaca, menyapu dan membersihkan meja dengan imbalan mendapatkan makanan.

Suatu hari juru masak mak uwo yaitu Parmanto kesal kepada Hans karena di saat kondisi pendapatan rumah makan mak uwo menurun malah mempekerjakan Hans. Singkat cerita Parmanto meninggalakan rumah makan dan menjadi juru masak di rumah makan padang modern yang lokasi tak jauh dari rumah makan mak. Juru masak di tempat mak uwo digantikan oleh Hans, ternyata Hans mempunyai bakat untuk memasak masakan padang karena hasil masakannya enak.

Rumah makan mak uwo sempat sepi, karena pelanggan banyak beralih ke rumah makan modern di dekat tempat mak uwo. Akhirnya Hans menemukan ide agar mak menjual gulai kepala ikan kakap, sementara rumah makan modern tersebut belum terdapat ide tersebut. Dengan susah payah akhirnya mak mengiyakan, dan tak lama rumah makan mak uwo kembali mengalami peningkatan pembeli.

Di atas merupakan sedikit penggalan cerita dari film produksi LifeLike Pictures. Film yang menceritakan kehangatan kekeluargaan ini selain menampilkan cerita haru juga cerita lucu. Meskipun Hans yang jauh-jauh ke pulau Jawa meninggalkan tanah kelahirannya, dan rela mengubur dalam cita-citanya dan beralih menjadi juru masak masakan padang. Namun sosok Hans mengajarkan kita bahwa akan kekuatan kita tidak boleh lemah meski kita berada di titik kehancuran dan bangkit dari keterpurukan itu meski jalannya berbeda dari yang diimpikan. Dari film Tabula Rasa ini mengenalkan bahwa dengan makanan kita bisa saling bertemu, memberi semangat, dan support meski dengan latar belakang yang berbeda. Dari cerita Hans, mak Uwo, Natsir, dan Parmanto mengajarkan kita akan pelajaran yang berharga tentang hidup. Pantas rasanya jika film ditonton oleh seluruh keluarga Indonesia di akhir pecan ini. 

Sumber: http://hiburan.kompasiana.com/film/2014/09/27/tabula-rasa-masakan-padang-yang-berjuru-masak-orang-papua-676730.html
[ Read More ]